Nama Saya Kok Tidak Ada

25/06/2009

Terpilih kembali menjadi wakil rakyat Kota Banjarbaru periode 2009-2014 dan menduduki kursi Ketua Dewan tidak membuat kiprah politik Arie Sophian stagnan. Politisi Partai Golkar ini bertekad maju pada Pemilihan Wali Kota Banjarbaru 2010.

Arie Sophian mengatakan, tekadnya meramaikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banjarbaru itu bukan karena ambisi mendapatkan jabatan. “Saya memandang jabatan itu amanah. Dengan pendekatan itu kita terbebas dari sikap ambisi pribadi maupun kelompok yang sempit,” ujarnya, Selasa (23/6)

Pernyataan itu menjawab pertanyaan sebagian tokoh dan warga Banjarbaru terkait Pemilihan Wali Kota yang tidak sampai satu tahun lagi.

Sebagaimana diberitakan, Arie Sophian tidak masuk dalam daftar tokoh yang siap meramaikan Pilkada. Mereka yang terekposes hanya, FA Abby, Hadi Soesilo, Rahmat Tohir, Rusdiansyah, Fudhoil Yamin, Muslih Amberi, Dewa Pahuluan, sampai Ogi Fajar Nuzuli.

“Saya bingung. Kok nama saya tidak ada. Padahal secara mental dan dukungan saya siap mengikuti pilkada,” ujarnya.

Arie Sophian sampai sekarang masih menjabat Ketua DPD Partai Golkar Banjarbaru. Pada Pemilu April lalu partai itu meraih kursi terbanyak di DPRD Banjarbaru dengan lima kursi.

Jika tidak ada revisi aturan yang mendasar, dengan lima kursi yang dimiliki, Partai Golkar memenuhi syarat mengusung calon tanpa harus berkoalisi dengan parpol lain. Begitu pula PDIP dan Demokrat yang sama-sama mendapatkan empat kursi.

Terpisah, Wali Kota Rudy Resnawan mengungkapkan, banyaknya tokoh yang mengincar kursi Wali Kota Banjarbaru, merupakan dinamikan politik yang membanggakan. “Artinya sumber daya manusia di Banjarbaru bagus-bagus sehingga memiliki semangat mengabdi,”kata Rudy.

Sumber

Silakan bagi informasi :
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • StumbleUpon
  • Twitter
  • Yahoo! Buzz
  • MySpace
  • Technorati

Leave a Reply